Bupati Banjarnegara Amalia Desiana resmi meluncurkan inovasi aplikasi Kopi Manis (Konseling Psikologi Mandiri dan Sinergis) pada Senin (23/6/2025), bertempat di Pendapa Dipayudha Adigraha. Peluncuran ini merupakan bagian dari rangkaian acara penyerahan SK kepada 661 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024.
Aplikasi Kopi Manis digagas oleh Sri Wahyuningsih, Kabid Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai BKD Banjarnegara, sebagai jawaban atas kebutuhan layanan konseling psikologis bagi ASN yang selama ini belum tersedia secara formal di lingkungan Pemkab Banjarnegara.
“Kesehatan mental ASN adalah fondasi dari kualitas pelayanan publik yang prima. Dengan Kopi Manis, kami ingin hadir sebagai pendengar dan pemberi solusi bagi ASN yang menghadapi tekanan kerja maupun masalah pribadi,” ujar Sri Wahyuningsih saat ditemui usai peluncuran.
Layanan Kopi Manis memungkinkan ASN mengakses konseling secara fleksibel, baik tatap muka, daring, maupun melalui WhatsApp. ASN dapat mendaftar melalui website resmi BKD, tanpa harus datang langsung jika merasa enggan untuk konsultasi secara terbuka. Materi konseling mencakup berbagai permasalahan, mulai dari beban kerja tinggi, stres pekerjaan, hingga persoalan rumah tangga.
Menurut data BKD, meskipun baru diluncurkan, lebih dari 10 ASN telah mendaftar untuk sesi konseling sejak tahap sosialisasi pada 16 Juni 2025. Hal ini menunjukkan kebutuhan tinggi akan layanan ini di kalangan pegawai pemerintah daerah.
Bupati Amalia menyampaikan apresiasi atas lahirnya inovasi ini. “Saya mendukung penuh inisiatif ini. Kopi Manis menjadi bentuk kepedulian kita terhadap kondisi emosional para ASN. Semangat kerja yang sehat dimulai dari batin yang stabil dan kuat,” ungkapnya dalam sambutan peluncuran
Dua Inovasi Lain untuk Pendidikan dan Penanganan Kebakaran
Selain Kopi Manis, dua inovasi digital lain juga turut diluncurkan dalam kesempatan yang sama, yaitu:
- Sobat SMP Perkasa , aplikasi pemantauan pendidikan tingkat SMP yang dikembangkan oleh Dindikpora untuk membantu pengambilan keputusan berbasis data di bidang pembelajaran, kesiswaan, dan sarana prasarana.
- Sigap Redkar , sistem informasi berbasis WhatsApp untuk mempercepat laporan dan penanganan kebakaran oleh relawan pemadam kebakaran di seluruh wilayah Banjarnegara.
Ketiga inovasi ini merupakan hasil karya peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan menjadi bagian dari upaya digitalisasi birokrasi dan reformasi pelayanan publik yang tengah digencarkan oleh Pemkab Banjarnegara.